Tips Jitu Hindari Patah Hati


Tips Jitu Hindari Patah Hati

Setiap pasangan pasti menginginkan hal yang indah saat pertama kali berkomitmen untuk menjalin hubungan, namun tidak semua hubungan bisa berjalan mulus, ada kalanya mereka harus berpisah di tengah jalan.

Pakar Hubungan, Nancy Ruth Deen dan pemilik HELLOBreakup mengatakan bahwa orang yang jadi korban putus cinta biasanya karena hanya fokus pada apa yang mereka inginkan terlihat dari hubungan itu dibanding apa yang sebenarnya terlihat.

Jika tak ingin terus-menerus putus cinta dan patah hati, dilansir Bustle, berikut ini lima hal yang bisa membuat orang terhindar menjadi korban patah hati.

Respons dan perasaan


Saat ingin membicarakan tentang apa yang dirasakan, perhatikan apakah pasangan menanggapinya? Apa mereka memberi kenyamanan untuk berbagi? Apa mereka berempati? Jika pasangan memberi reaksi negatif, Deen mengatakan bahwa ini bukanlah tanda yang baik. Merasa nyaman dan aman dalam sebuah hubungan merupakan hal penting jika itu ingin bertahan lama. Jika perilaku pasangan tidak membuat merasa nyaman, putus cinta bisa dipastikan ada di depan mata.

Energi


Apa Anda merasa memaksakan semua berhasil baik? Atau cemas jika pasangan berbicara dengan orang baru? Menurut Deen, pikiran yang penuh kecemasan bisa memicu perubahan dalam perilaku entah disadari atau tidak. Ketika kerap mengkhawatirkan tentang apa yang dilakukan pasangan ketika mereka bertemu teman atau siapa yang mereka ajak bicara di media sosial, ini juga pertanda.

Jika memperhatikan bahwa pasangan mulai berhenti merespon pesan atau memotong percakapan menjadi pendek, mereka mungkin mengabaikan. Seorang pasangan yang masih menyayangi akan meluangkan waktu untuk menjaga komunikasi konsisten.

Juga perhatikan saat percakapan secara umum mulai hampa, itu adalah tanda bahaya. "Diam yang nyaman adalah tanda hubungan sehat, sementara canggung atau percakapan yang tegang dengan pasangan merupakan tanda buruk," kata Tom Ella, pakar hubungan.

Perubahan mood


Stres bisa membuat semua orang jadi pemarah. Tapi jika menyadari pasangan mudah frustasi atau marah dengan Anda untuk hal yang kecil sekalipun, hubungan Anda mungkin dalam masalah. Mackenzie Riel, pakar hubungan mengatakan,"Ini mungkin akan berkembang menjadi penghindaran sepenuhnya."

Jarak dan kurang kasih sayang fisik


Jika pasangan berhenti memberi kasih sayang atau mereka selalu mencari alasan dengan tidak mood, itu adalah tanda besar bahwa pasangan tengah menarik diri.

"Sulit untuk seseorang terlibat dalam hubungan fisik jika mereka meragukan hubungan. Jarak digunakan sebagai teknik untuk melepaskan dari keterhubungan emosional," kata pakar kencan Myles Scott.

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 komentar:

Posting Komentar