Cara Tepat Menangani Skoliosis

 

Skoliosis

Skoliosis dapat ditangani dengan beberapa terapi atau metode pengobatan. Penanganan skoliosis terbaik biasanya terlihat dari metode yang digunakan. Jangan asal memberikan pengobatan atau penanganan pada pasien skoliosis. Apalagi jika pasien skoliosis adalah saudara atau keluarga Anda sendiri.


Penanganan pada pasien skoliosis dilakukan sesuai dengan tingkat keparahan lengkungan pada tulang belakang dan usia penderita skoliosis. Semakin tua usia penderita, penanganan scoliosis biasanya akan semakin sulit. Rata-rata tulang manusia berhenti bertumbuh saat dia berusia 19 tahun. Saat usia ini, penyembuhan skoliosis harus menggunakan penanganan ekstra.


Metode Penanganan Pasien Skoliosis


1.       Metode Pertama

Metode penanganan pertama biasanya dilakukan observasi atau pemantauan berapa lengkung derajat skoliosis. Skoliosis dikatakan tidak berat apabila lengkungan mencapai 25 derajat pada tulang tumbuh atau 50 derajat pada tulang yang sudah berhenti tumbuh. Untuk gejala ringan, penanganan pasien dapat menggunakan obat pereda nyeri.


2.       Metode Lanjutan

Metode selanjutnya adalah orthosis, yakni penggunaan alat penyangga atau bracing. Penggunaan alat ini dianjurkan untuk tulang punggung yang bengkok berkisar 30 – 40 derajat. Diperparah dengan adanya penumbuhan sebanyak 25 derajat.


3.       Metode Lain

Metode lain yang biasa digunakan adalah suntik khusus untuk pasien skoliosis yakni suntik kortikosteroid. Suntikan ini disasarkan ke rongga tulang belakang. Diberikan jika ada tanda-tanda nyeri atau mengalami tekanan pada saraf tulang belakang. Biasanya menimbulkan kaku atau kesemutan.

Setelah suntikan kortikosteroid diberikan, rasa nyeri, kaku, atau kesemutan di area punggung akan menghilang. Namun suntikan ini sifatnya temporer atau sementara danmeredakan nyeri dalam jangka waktu hitungan hari, minggu, atau bulan saja.


4.     Metode Operasi

Selanjutnya metode yang bisa digunakan adalah operasi. Umumnya operasi akan dilakukan pada skoliosis yang mengalami progresivitas bengkok hingga 40 – 45 derajat pada anak yang sedang tumbuh.

Operasi juga direkomendasikan jika ada kegagalan pada alat orthosis sehingga mengakibatkan pembengkokan 50 derajat pada orang dewasa.


Jenis-Jenis Operasi Skoliosis

Tidak semua kasus skoliosis harus dioperasi. Sebab kasus tersebut bisa ditangani dengan metode atau terapi tertentu. Namun jika diperlukan menggunakan operasi, biasanya dokter akan merekomendasikan kepada keluarga pasien.

Penanganan ini juga melihat dari seberapa parah pasien, serta menimbang kondisi dan usia pada pasien skoliosis tersebut.

Metode operasi jarang direkomendasikan dokter karena jika tidak dilakukan dengan tepat dapat menimbulkan sejumlah persoalan baru. Seperti komplikasi, berupa infeksi atau terbentuknya gumpalan darah. Berikut sejumlah operasi yang sering digunakan oleh dokter spesialis ortopedi:


1.       Penggabungan Tulang

Sesuai namanya, metode operasi ini adalah dengan menggabungkan dua atau sejumlah ruas tulang belakang. Ruas tersebut disatukan sehingga bisa tersambung membentuk satu tulang.


2.       Laminektomi

Operasi ini adalah dengan cara pengangkatan sebagian tulang belakang yang melengkung. Tujuannya untuk menghilangkan tekanan pada saraf tulang tersebut.


3.       Disektomi

Disektomi adalah operasi yang mengangkat salah satu bantalan atau cakram pada tulang belakang. Berfungsi untuk mengurangi tekanan pada saraf sehingga dapat mengurangi rasa sakit pasien.


Itulah informasi terkait berbagai macam metode yang bisa digunakan sebagai cara menangani skoliosis. Jika Anda ataupun sanak saudara menderita skoliosis, maka sebaiknya segera lakukan penanganan dengan bantuan ahli.

 

 

 

 

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 komentar:

Posting Komentar