Perawatan Terhadap Pasien Skoliosis

Pengidap Skoliosis


Pada pasien dengan scoliosis, selain penanganan medis dari dokter, juga harus dilakukan perawatan khusus. Perawatan tersebut membantu meredakan sakit hingga mengurangi risiko keparahan terhadap pasien, seperti perawatan di https://scoliosiscare.id/scoliosis/perawatan-skoliosis/.

Jika tidak dilakukan perawatan khusus, gangguan ringan akan sering terjadi, seperti kesemutan, kram, kebas, dan lemas. Kondisi ini biasanya diperparah dengan gangguan punggung bawah hingga bokong, sehingga dapat mengganggu saat buang air kecil, buang air besar, hingga bahkan impotensi.

Sakit pada punggung tidak selalu disebabkan skoliosis. Ada kemungkinan lain seperti jepitan di serabut saraf atau sumsum. Seperti herniasi nukleus pulposus yang biasa disebut infeksi atau tumor di sekitar tulang belakang. Pemicu lain radang sendi (spondilosis), dan sebagainya.

Sehingga untuk memastikan secara pasti penyebab sakit pada punggung, Anda harus berkunjung dan berkonsultasi dengan dokter spesialis ortopedi. Selanjutnya jika sudah dipastikan skoliosis, lakukan perawatan ringan pada pasien agar cedera tidak semakin parah.


Kegiatan yang Harus Dilakukan Sehari-hari

Selain penanganan medis dan terapi nonmedis, para pasien skoliosis harus mendapat perawatan atau perlakuan khusus. Berikut hal-hal ringan yang bisa dilakukan di sela-sela waktu terapis atau penaganan medis:


1.       Gunakan Alas Tidur yang Nyaman

Perbanyak beristirahat adalah cara agar cedera tidak semakin parah. Saat tidur, usahakan menggunakan alas tidur senyaman mungkin. Tidak terlalu keras, tapi juga tidak juga terlalu empuk. Tempat tidur harus datar, hal ini juga membantu proses bracing agar hasilnya maksimal.


2.       Jangan Asal Pijat atau Urut

Jika merasa nyeri, lebih baik meminum obat pereda nyeri. Jangan asal memijat atau mengurut daerah nyeri karena dapat merobek otot. Pijatan pada daerah nyeri juga bisa mengakibatkan luka berkepanjangan sehingga dapat memperparah sakit skoliosis pada pasien.


3.       Gunakan Pakaian yang Pas

Untuk aktivitas sehari-hari usahakan selalu mengenakan pakaian, alas kaki, dan celana yang nyaman. Tidak terlalu ketat atau terlalu membatasi ruang gerak. Dengan pakaian yang nyaman, pergerakan pasien skoliosis dapat leluasa sehingga akan mengurangi risiko cedera pada tulang belakang.


4.       Rajin Berolahraga Ringan

Olahraga ringan sangat direkomendasikan untuk pasien skoliosis bergejala ringan. Olahraga seperti jalan kaki, renang, atau yoga dapat membantu pasien menjadi lebih rileks.

Selain itu, juga dapat menjaga otot serta persendian agar lebih sehat. Lebih baik konsultasikan dulu olahraga apa yang bagus dilakukan.


5.       Jangan Angkat Benda Berat

Setelah mengetahui diagnosis dokter, pasien bisa diputuskan bergejala ringan, sedang, atau berat. Setelah dipastikan mengidap skoliosis, jangan sampai pasien mengangkat benda-benda berat. Mengangkat benda berat dapat memperparah kondisi tulang punggung pasien.


6.       Jangan Merokok

Selain buruk bagi kesehatan, merokok juga buruk bagi pasien skoliosis. Efek nikotin dapat membuat Anda sering batuk sehingga merasakan sakit yang lebih parah. Selain itu, rokok juga dapat memperburuk sakit nyeri pada tulang punggung.


Dengan melakukan kegiatan yang dijabarkan di atas, dapat membantu Anda memulihkan gangguan skoliosis yang diderita. Namun, alangkah baiknya jika Anda melakukan perawatan khusus yang didampingi oleh para ahlinya.

 

 

 

 

 


Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 komentar:

Posting Komentar